Telepon

0896-0880-0990

E-Mail

mahananimanjungan54119@gmail.com

Jam Buka

Senin - Kamis 07.00 WIB - 15.00 WIB & Jum'at 07.00 WIB - 11.30 WIB

Menampilkan: 11 - 20 dari 20 HASIL
Utama

Laporan APBDESA 2019

Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2019 Desa Manjungan resmi berlanjut ke tahap pelaksanaan.

Dalam APBDes TA 2019 ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Manjungan  mengalokasikan belanja desa mencapai Rp2.554.450.155. Total belanja tersebut terdiri dari belanja Penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebesar Rp 852.527.000, belanja pembangunan desa sebesar Rp1.313.480.000, belanja pembinaan kemasyarakatan Rp165.400.000 dan untuk belanja pemberdayaan sebesar Rp 203.000.000.

“Bahwa Rancangan Peraturan Desa Manjungan tentang Anggaran Pendapatan dan belanja Desa (APB DESA) Tahun Anggaran 2019 untuk ditetapkan sebagai peraturan desa perlu mendapatkan kesepakatan bersama Badan permusyawaratan Desa (BPD),” dalam Perdes nomor 02 tahun 2019

Kepala Desa Manjungan, H. Dunung Nugraha,SE, meminta kepada para aparatur pemerintah desa untuk mempersiapkan program-program kerja di tahun 2019 dengan baik agar berjalan efektif hingga akhir desember 2019 nanti. TPK pun dihiimbau untuk melakukan persiapan kerja lebih awal dan lebih teliti.

Pemantauan efektivitas kegiatan dan anggaran secara berkala, baik bulanan maupun kuartalan, juga diharapkan berjalan. Ini untuk meyakinkan bahwa semua program Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) maupun kelompok masyarakat lainnya dan program kerja Pemerintah Desa berjalan maksimal.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) adalah instrumen penting yang sangat menentukan dalam rangka perwujudan tata pemerintahan yang baik (good governance) di tingkat desa. Tata pemerintahan yang baik, diantaranya diukur dari proses penyusunan dan pertanggungjawaban APBDesa. Memahami proses pada seluruh tahapan pengelolaan APBDesa memberikan arti terhadap model penyelenggaraan pemerintahan desa itu sendiri

Kegiatan/Infromasi Utama

Sosialisasi ODF di Desa Manjungan

ODF (Open Defecation Free) adalah suatu kondisi dimana seluruh lapisan masyarakat sudah menggunakan jamban untuk BAB/BAK serta menjaga kebersihan lingkungan dari penyakit yang disebabkan oleh kotoran manusia. Dalam rangka mewujudkan Kota Klaten Bebas Buang Air Sembarangan 100%, maka Desa Manjungan …

Gotong Royong Kegiatan/Infromasi Utama

KTM Desa Manjungan Peduli Lingkungan Hidup

Minggu, (23/09/2018)- Anggota Karang Taruna Mahanani Desa Manjungan bersama Kepala Desa Manjungan menggerakkan tanam pohon sepanjang jalan Manjungan – Umbul Susuhan.Tanaman berupa pucuk merah sebanyak 50 batang dengan dana bersumber dari PAD yang dianggarkan untuk organisasi Karang Taruna Manjungan.  Kegiatan …

FKD Utama

Penyerahan Fasilitasi dari Pemerintah Desa Manjungan Kepada Masyarakat Difabel

Manjungan – Pemerintah Desa Manjungan menyerahkan fasilitasi untuk masyarakat penyandang difabel dari berbagai usia di Balai Desa Manjungan.

Penyerahan didampingi oleh pengurus Forum Komunitas Difabel (FKD) selaku penyelenggara kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat difabel. bersumber dari Dana Desa TA 2018 sebesar Rp 12.000.000 terpecah menjadi beberapa kegiatan difabel dalam kurun waktu setahun. Masing – masing anggota FKD menerima manfaat Dana Desa sesuai dengan kebutuhannya.

Penyerahan fasilitasi diberikan secara bertahap mengikuti agenda pertemuan rutin setiap bulan. pada hari Minggu (02 / 09 /2018) beberapa dari kaum difabel menerima bantuan berupa alat bantu, perlengkapan sekolah, dan sembako. Dari 25 orang 11 diantaranya mendapat bantuan sesuai dengan kebutuhan dalam tahun ini. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Desa Manjungan Bambang Pramana Dewa, SS. “Bantuan akan selalu ada untuk masyarakat difabel dan setiap tahunnya akan bertambah nominal yang diterima, namun berupa barang bukan uang secara langsung, sehingga perkembangan penyerapan dananya transparan dan tidak ada sekat antara kaum difabel dengan masyarakat umumnya”. tutur Kepala Desa dalam sambutannya pada acara penyerahan fasilitasi masyarakat difabel.

Kegiatan/Infromasi

Realisasi Program Jambanisasi Desa Manjungan

Pemerintah Desa Manjungan mulai realisasi program jambanisasi tahun 2018  sebanyak 7 paket diterima warga dari dukuh Manjungan dan 3 paket diterima oleh warga dukuh Tegal Susuhan. Masing masing paket terdiri dari WC dan septic tank senilai Rp 2.500.000 berasal dari …

Gotong Royong Manjungan

Betonisasi Jalan Dk. Manjungan Rt 13 Rw 05 Desa Manjungan

Minggu, 22 Juli 2018 Puluhan warga Dukuh ManjunganRt 13 Rw 05, Desa Manjungan Kecamatan Ngawen Kabupaten Klaten melakukan gotong royong membangun desa secara padat karya. Program padat karya ini merupakan mandat dari kepala desa agar terjalin hubungan secara harmonis antar sesama warga.

Dalam hal pelaksanaan pengerjaan betonsasi adalah guna memperbaiki jalan penghubung ke Makam yang sebelumnya telah rusak dengan menggunakan alokasi Dana Desa tahap II sebesar Rp 10 juta. Kegiatan ini melibatkan puluhan warga yang tinggal di wilayah Rt 13/05 dan diawasi oleh pemerintah Desa Manjungan.

Program padat karya ini merupakan realisasi dari amanah presiden RI Joko Widodo tentang pemanfaatan Dana Desa agar uangnya tidak keluar untuk gaji pekerja, sehingga bahan-bahan yang digunakan lebih berkualitas dan dapat dipertanggung jawabkan.

Kekompakan dan kebersamaan masyarakat dalam membangun desa adalah kunci uatamnya.Sehingga semua permasalahan bisa diselesaikan di tingkat desa dan tidak ke tingkat kecamatan.
info BUMDesa Kegiatan/Infromasi Pariwisata Utama

BUMDesa Sumenep Berkunjung ke Desa Manjungan

19 April 2018 – Dalam rangka meningkatkan kualitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDESa), Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama pengelola BUMDESa dan Kepala Desa seluruh Kab. Sumenep mengadakan kegiatan kunjungan lapangan ke Desa Manjungan. kunjungan tersebut disambut dengan baik oleh Pemerintah Desa Manjungan selaku pemilik BUMDES Mahanani.

Maksud dari kunjungan tersebut adalah untuk berbagi informasi seputar pengelolaan BUMDES yang saat ini menjadi program pemerintah pusat untuk menjadikan desa lebih mandiri dalam pengelolaan keuangan.

 

Kegiatan/Infromasi Utama

Sosialisasi BABS di Desa Manjungan

Banyaknya orang-orang yang buang air besar sembarangan (BABS), merupakan salah satu masalah sanitasi dan air bersih. Padahal, perilaku tidak sehat ini, bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan dan risiko penyakit. Berkaitan dengan masalah tersebut, Puskesmas Ngawen melakukan Sosialisasi dan pemantauan kesehatan …

Manjungan Utama

Lahan meditasi Calon Embung Desa Manjungan

Embung merupakan penampungan air irigasi. Asal air yang ditampung bisa dari air sungai atau hujan. Embung bisa dibangun di desa yang memiliki sungai dan tidak. Embung tidak untuk menampung air hujan saja. Embung mencegah banjir saat musim hujan dan mengatasi kekeringan saat kemarau.

Embung bisa dibangun di daerah dataran tinggi yang tidak dilalui aliran sungai. Air embung bisa berasal dari air hujan. Perbukitan yang dulu gersang bisa memiliki persediaan air. Perbukitan perdesaan yang biasanya gundul pada musim kemarau sehingga banyak tanaman mati karena kekurangan air, bisa bertahan dengan irigasi dari waduk mini tersebut.

Di desa manjungan sendiri terdapat potensi alam yang dapat dijadikan sebagai embung milik desa. meskipun belum ada kepastian perihal konsep pembuatannya, namun pemerintah desa sudah merencanakan anggaran dana untuk realisasi program tersebut. konsistensi pemerintah dibuktikan dengan kegiatana pengukuran lahan yang dimiliki dan penentuan bahan baku yang nantinya akan digunakan untuk membangun embung tersebut.

tujuan dari pembuatan embung desa adalah agar menjadi pilar dalam produksi pangan desa sehingga penduduk dekat dengan sumber makanan dan terhindar dari persoalan distribusi. Embung mendorong terciptanya swadaya pangan penduduk desa.

Embung juga bisa mendukung intensifikasi pertanian sehingga bisa meningkatkan frekuensi panen. Ini terutama tanaman padi dari setahun sekali menjadi dua atau tiga kali setahun. Kelipatan hasil pertanian akan bisa diwujudkan para petani desa dengan ketersediaan air.

Selain itu, penampungan air juga menopang diversifikasi pertanian. Peningkatan hasil pertanian melalui variasi jenis tanaman seperti pola tumpang sari. Sawah di Jawa bahkan disela-selanya dapat diselingi tanaman untuk ternak. Peningkatan hasil ternak akan menaikkan produksi protein hewani warga desa.

Dalam embung juga dapat disebar ikan untuk usaha perikanan yang diharapkan bisa mencegah kemungkinan perkembangan jentik nyamuk. Sementara, sekitar embung juga bisa dikembangkan kolam-kolam ikan menggunakan sistem pengairan berbasis.

selain itu nantinya embung juga bisa dimanfaatkan sebagai wanawisata untuk warga sekitar dan dijadikan tempat bersantai sore hari.

Manjungan

Peresmian Seni Gamelan Desa Manjungan

Minggu, 31 Desember 2017 Kepala Desa Manjungan meresmikan penggunaan seni Gamelan yang baru saja dihadirkan untuk seluruh warga desa Manjungan. Acara diselenggarakan di gedung kelas non aktif SD Manjungan dan dihadiri oleh seluruh elemen warga Desa Manjungan. Rencananya pengadaan alat …

https://www.instagram.com/desamanjungan?utm_source=qr&igsh=ZjB3dXd1cm5tancy