Telepon

0896-0880-0990

E-Mail

mahananimanjungan54119@gmail.com

Jam Buka

Senin - Kamis 07.00 WIB - 15.00 WIB & Jum'at 07.00 WIB - 11.30 WIB

Menampilkan: 1 - 10 dari 19 HASIL
FKD

APRESIASI FKD DI HARI IBU

SENANDUNG CINTA BUAT PARA IBU DI DUNIA


Ibunda Erista Angel


Ibunda Laila Nur Arifah


Ibunda Muh. Deri

Takkan Pernah Cukup Sekedar Ucapan  “SELAMAT HARI IBU”..
Apalagi Hanya Terucap Dibibir & Tertulis di Media Sosial..
Hanya Bakti Kita Yang Tulus Serta Doa – doa Yang Kita Panjatkan Sepanjang Masa…Bahkan Ketika Suatu Saat Kelak Beliau Telah Kembali ke Pangkuan’Nya..
Ibu..
Karena Kita Takkan Pernah Tahu Seberat & Sebesar Apa Perjuangan’nya Merawat & Membesarkan Kita..
Hingga Kita Bisa Menjadi Manusia Hebat Saat Dewasa..
Ibu..
Kita Takkan Benar – benar Tahu Sebanyak Apa Air Mata & Duka Yang Ia Sembunyikan Dari Kita..
Hanya Agar Melihat Kita Tetap Tersenyum Bahagia..
Ibu..
Kita Takkan Benar – benar Tahu Berapa Waktu Yang Telah Ia Korbankan Demi Menjaga & Merawat Kita Saat Balita..
Hingga Kita Bisa Tumbuh Sehat Hingga Dewasa..
Ibu..
Kita Takkan Benar – benar Tahu Bagaimana Ia Menjaga Hati Kita Saat Harus Berbagi Kasih Sayangnya Dengan Saudara – saudara Serahim Dengan Kita..

Terimakasih TUHAN..
Engkau Telah Ciptakan Seorang Ibu Yang Tangguh Bagi Putra – Putrinya..

“Yang Selalu Sabar Dalam Membimbing Kami Dengan Penuh Kasih Sayang Dan Menerima Segala Kekurangan Kami Ini..”

Yang Tiada Mengeluh Bahkan Saat Raganya Mulai Rapuh..
Yang Tetap Ceria Walau Kulit Sudah Keriput Dan Usia Mulai Menua..
TUHAN…
Jagalah, Lindungilah, Berkahilah, Sehatkanlah, Panjangkan Usia Para Ibu di Dunia Ini..
Agar Ia Bisa Melihat Anak – anak nya Meraih Kesuksesan Sebagai Balasan Atas Jerih Payah Perjuangannya Selama Ini..

^FKD MANJUNGAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI IBU^

22 Desember 2017

Gitar Mini Potensi Desa Turasan

Miniatur Gitar, Turasan-Manjungan

Tidak banyak orang yang menyangka bahwa hasil karya pelaku usaha kecil menengah milik masyarakat Indonesia telah banyak sekali menembus pasar Internasional. Seperti hasil kerajinan pembuatan miniatur gitar milik Pramono warga Dukuh Turasan, desa Manjungan, Ngawen, Klaten, Jawa Tengah, telah memiliki …

Mao Potensi Desa

Pande besi di Dukuh Mao

Pande Besi adalah tukang (orang) yang bekerja menempa besi dengan menggunakan api untuk membentuk besi yang ditempanya menjadi suatu benda yang diinginkan, seperti belati, pedang, pisau, dan lain lain. Bernama Kuatin dari Dukuh Mao, Manjungan setiap hari mengerahkan tenaga untuk menimpa besi hingga menjadi benda tajam yang dapat digunakan sebagai alat kerja. mengenai konsumen , sama seperti pengrajin lainnya ia junga berhubungan dengan petani dan para pedagang alat pertanian untuk menjual barang-barang pertanian buatannya.

Potensi Desa Umbul Susuhan

Wisata Air Umbul Susuhan

Salah satu potensi andalan milik desa Manjungan adalah wisata air yang berada di dukuh Umbul Susuhan. Pemandian yang bersumber dari mata air asli ini memang belum seratus persen selesai, karena masih dalam tahap pengerjaan. namun para pengunjung tetap dapat menikmati beberapa kolam yang sudah tersedia seperti kolam anak, kolam wanita dan kolam alami. Dengan fasilitas yang lengkap sperti banyaknya jumlah Toilet, tersedianya Mushala, Gazebo, kantin, dll membuat para pengunjung. untuk kedepannya pemerintah desa bersama pihak manajemen BUMDes akan menambah wahana untuk wisata alam dan outbond sehingga melengkapi libur panjang para wisatawan….

Mlandang Potensi Desa

Home Industri Makanan Ringan Dukuh Mlandang

Bisnis Makanan ringan merupakan bisnis berskala rumah tangga yang memiliki peluang sangat bagus untuk saat ini maupun yang akan datang. Permintaan pasar untuk makanan ringan terus mengalir. Melihat penikmat makanan ringan, tidak hanya anak-anak, tetapi juga remaja, dewasa, hingga orang …

Sosial Utama

Realisasi Dana Desa untuk RTLH desa Manjungan tahap I dan II

Manjungan 12 desember 2017. Merealisasikan dana desa berupa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni yang sebelumnya pernah dibahas pada rapat sosialisasi RLTH, hingga saat ini sudah 2 dari 3 rumah yang direnovasi yaitu rumah mbah Mitro (Turasan) dan mbah Sri Chotimah (Manjungan)

Pengerjaan dilakukan bersama dan gotong royong warga setempat yang di awasi langsung oleh kepala desa Manjungan.

Manjungan Potensi Desa

Bendungan Desa Manjungan

Bendungan (Mbalong) merupakan tanah milik kas desa yang berupa persawahan dan dataran rendah milik Desa manjungan yang semula dijadikan sebagai aliran irigasi persawahan milik warga dan sebagai bendungan penyimpanan air sementara. seiring bertambahnya tahun dan kurangnya perawatan dari pihak yang terkait bendungan tersebut mengalami pendangkalan dan tidak berfungsi sebagaimana awalnya. tanah seluas 6000 m2 rencananya akan dijadikan sebagai Embung Desa dan masih mengharapkan dana dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Manjungan Potensi Desa

Pengrajin Gamelan Dukuh Manjungan

Gamelan adalah ensembel musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong. Istilah gamelan merujuk pada instrumennya / alatnya, yang mana merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama. Kata Gamelan sendiri berasal dari bahasa Jawa gamel yang berarti memukul / menabuh, diikuti akhiran an yang menjadikannya kata benda. Orkes gamelan kebanyakan terdapat di pulau Jawa, Madura, Bali, dan Lombok di Indonesia dalam berbagai jenis ukuran dan bentuk ensembel. Di Bali dan Lombok saat ini, dan di Jawa lewat abad ke-18, istilah gong lebih dianggap sinonim dengan gamelan.

Kemunculan gamelan didahului dengan budaya HinduBudha yang mendominasi Indonesia pada awal masa pencatatan sejarah, yang juga mewakili seni asli indonesia. Instrumennya dikembangkan hingga bentuknya sampai seperti sekarang ini pada zaman Kerajaan Majapahit. Dalam perbedaannya dengan musik India, satu-satunya dampak ke-India-an dalam musik gamelan adalah bagaimana cara menyanikannya. Dalam mitologi Jawa, gamelan dicipatakan oleh Sang Hyang Guru pada Era Saka, dewa yang menguasai seluruh tanah Jawa, dengan istana di gunung Mahendra di Medangkamulan (sekarang Gunung Lawu). Sang Hyang Guru pertama-tama menciptakan gong untuk memanggil para dewa. Untuk pesan yang lebih spesifik kemudian menciptakan dua gong, lalu akhirnya terbentuk set gamelan.

Di Manjungan sendiri sudah ada warga yang mampu membuat dan menjual sendiri alat musik gamelan, pak Joko Sabeyan namanya. Ketrampilannya dal hal karya seni sudah meluas hingga pewayangan. tidak hanya itu, beliau juga menyalurkan bakatnya kepada anak dan warga sekitar yang mau belajar dan tertarik dengan kesenian jawa.

Potensi Desa Tinggen

Industri Konveksi Kain Perca Dk. Tinggen

Banyak orang yang tidak tahu bahwa kain perca sangat bermanfaat, terutama kain perca batik khususnya. Biasanya setelah sehelai kain selesai dijahit atau dibuat pakaian, sisanya akan terbuang sia-sia. Padahal sisa-sisa kain itu masih bisa dimanfaatkan menjadi bermacam-macam kerajinan yang fungsional.

Kain perca yang telah dimanfaatkan oleh warga setempat menjadi beberapa produk yang fungsional dan bernilai jual, misalnya :Tas, Taplak meja, Sprei, sarung bantal dan sarung guling, Keset, Rok atau daster, dan lain-lain.

https://www.instagram.com/desamanjungan?utm_source=qr&igsh=ZjB3dXd1cm5tancy