Telepon

0896-0880-0990

E-Mail

mahananimanjungan54119@gmail.com

Jam Buka

Senin - Kamis 07.00 WIB - 15.00 WIB & Jum'at 07.00 WIB - 11.30 WIB

Menampilkan: 1 - 4 dari 4 HASIL
Kegiatan/Infromasi

Kelas Ibu Hamil di Desa Manjungan

Kelas ibu hamil adalah kelompok belajar ibu-ibu hamil dengan umur kehamilan antara 4 minggu sampai dengan 36 minggu ( menjelang persalinan ) dengan jumlah peserta maksimal 10 orang.

Pelaksanaan kelas ibu hamil di desa manjungan pada tahun ini adalah sebanyak 3 kali pertemuan di adakan setiap sebulan sekali.

Tujuan diadakannya kelas ibu hamil adalah untuk meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, persalinan, perawatan nifas, KB pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir, mitos / kepercayaan / adat istiadat setempat, penyakit menular seksual dan akte kelahiran. Adapun keuntungan kelas ibu hamil adalah materi diberikan secara menyeluruh dan terencana, dengan mendatangkan tenaga ahli dari puskesmas setempat, penyampaian materi lebih komprehensif dan terstruktur dengan baik sehingga ada interaksi antara petugas kesehatan dengan ibu hamil pada saat pembahasan materi dilaksanakan.

Materi pertemuan pada kelas ibu hamil terbagi dalam pertemuan pertama mengenai hehamilan, perubahan tubuh dan keluhan yang membahas tentang apa kehamilan itu, perubahan tubuh ibu selama kehamilan, keluhan umum saat hamil dan cara mengatasinya (kram kaki, wasir dan nyeri pinggang), apa saja yang perlu dilakukan ibu hamil dan pengaturan gizi termasuk pemberian tablet tambah darah untuk penanggulangan anemia. Materi berikut pada pertemuan pertama mengenai perawatan kehamilan yang membahas kesiapan psikologis menghadapi kehamilan, hubungan suami istri selama kehamilan, obat yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi ibu hamil, tanda-tanda bahaya kehamilann dan perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K).

 

Manjungan Utama

Lahan meditasi Calon Embung Desa Manjungan

Embung merupakan penampungan air irigasi. Asal air yang ditampung bisa dari air sungai atau hujan. Embung bisa dibangun di desa yang memiliki sungai dan tidak. Embung tidak untuk menampung air hujan saja. Embung mencegah banjir saat musim hujan dan mengatasi kekeringan saat kemarau.

Embung bisa dibangun di daerah dataran tinggi yang tidak dilalui aliran sungai. Air embung bisa berasal dari air hujan. Perbukitan yang dulu gersang bisa memiliki persediaan air. Perbukitan perdesaan yang biasanya gundul pada musim kemarau sehingga banyak tanaman mati karena kekurangan air, bisa bertahan dengan irigasi dari waduk mini tersebut.

Di desa manjungan sendiri terdapat potensi alam yang dapat dijadikan sebagai embung milik desa. meskipun belum ada kepastian perihal konsep pembuatannya, namun pemerintah desa sudah merencanakan anggaran dana untuk realisasi program tersebut. konsistensi pemerintah dibuktikan dengan kegiatana pengukuran lahan yang dimiliki dan penentuan bahan baku yang nantinya akan digunakan untuk membangun embung tersebut.

tujuan dari pembuatan embung desa adalah agar menjadi pilar dalam produksi pangan desa sehingga penduduk dekat dengan sumber makanan dan terhindar dari persoalan distribusi. Embung mendorong terciptanya swadaya pangan penduduk desa.

Embung juga bisa mendukung intensifikasi pertanian sehingga bisa meningkatkan frekuensi panen. Ini terutama tanaman padi dari setahun sekali menjadi dua atau tiga kali setahun. Kelipatan hasil pertanian akan bisa diwujudkan para petani desa dengan ketersediaan air.

Selain itu, penampungan air juga menopang diversifikasi pertanian. Peningkatan hasil pertanian melalui variasi jenis tanaman seperti pola tumpang sari. Sawah di Jawa bahkan disela-selanya dapat diselingi tanaman untuk ternak. Peningkatan hasil ternak akan menaikkan produksi protein hewani warga desa.

Dalam embung juga dapat disebar ikan untuk usaha perikanan yang diharapkan bisa mencegah kemungkinan perkembangan jentik nyamuk. Sementara, sekitar embung juga bisa dikembangkan kolam-kolam ikan menggunakan sistem pengairan berbasis.

selain itu nantinya embung juga bisa dimanfaatkan sebagai wanawisata untuk warga sekitar dan dijadikan tempat bersantai sore hari.

Kegiatan/Infromasi Utama

PAUD Chandra Kirana – Pemberian Makanan Tambahan

PMT (Pemberian Makanan Tambahan) bagi anak sekolah merupakan program pemerintah desa dalam rangka memperbaiki gizi anak usia sekolah sekaligus mengenalkan kepada anak-anak berbagai macam makanan yang sehat untuk dikonsumsi. PMT diberikan setiap satu bulan sekali dengan makanan yang berbeda jenis. …

https://www.instagram.com/desamanjungan?utm_source=qr&igsh=ZjB3dXd1cm5tancy