Pemerintah Desa Manjungan mengucapkan “Sugeng Ambal Warsa Kabupaten Klaten ke-216, Guyub Rukun Tansah Eling lan Waspada” Semoga Kota Klaten semakin bersinar dan menjadi rumah yang nyaman untuk semua warganya
UtamaSelamat Hari Jadi Kabupaten Klaten ke 216
info BUMDesa UtamaKepala Desa Manjungan membagikan kartu JKN-KIS kepada warganya
Manjungan, (25/09/2018) Kepala Desa Manjungan Bp Bambang Pramana Dewa, SS membagian kartu JKN – KIS kepada warganya. merupakan CSR dari pengembangan usaha BUMDEsa Mahanani berupa Umbul Susuhan, pemerintah Desa manjungan mengembalikan hasil pendapatan kepada warga itu sendiri, dengan harapan mampu mengangkat ekonomi rakyat kurang mampu . Sampai hari ini total penerima manfaat jaminan sosial mencapai 230 orang lebih dan akan ditambah lagi sesuai kemampuan keuangan BUMDESanya.
Tahun ini direktur BUMDES Mahanani Bpk. Agus Tri Joko ditargetkan dapat meningkatkan omset penjualan sebanyak 1 M dengan kemajuan fasilitas yang disediakan seharusnya mampu mencapai target.
Dalam tahun ini tidak hanya kepesertaan JKN-KIS yang menjadi wujud kepedulian kepada masyarakat namun juga bantuan siswa miskin, sembako untuk warga kurang mampu, dan bantuan jambanisasi. selanjutnya akan diprogramkan satu rumah satu sarjana dengan pembiayaan murni dari BUMDESa Desa Manjungan.
Gotong Royong ManjunganBetonisasi Jalan Dk. Manjungan Rt 13 Rw 05 Desa Manjungan
Minggu, 22 Juli 2018 Puluhan warga Dukuh ManjunganRt 13 Rw 05, Desa Manjungan Kecamatan Ngawen Kabupaten Klaten melakukan gotong royong membangun desa secara padat karya. Program padat karya ini merupakan mandat dari kepala desa agar terjalin hubungan secara harmonis antar sesama warga.
Dalam hal pelaksanaan pengerjaan betonsasi adalah guna memperbaiki jalan penghubung ke Makam yang sebelumnya telah rusak dengan menggunakan alokasi Dana Desa tahap II sebesar Rp 10 juta. Kegiatan ini melibatkan puluhan warga yang tinggal di wilayah Rt 13/05 dan diawasi oleh pemerintah Desa Manjungan.
Program padat karya ini merupakan realisasi dari amanah presiden RI Joko Widodo tentang pemanfaatan Dana Desa agar uangnya tidak keluar untuk gaji pekerja, sehingga bahan-bahan yang digunakan lebih berkualitas dan dapat dipertanggung jawabkan.