Semua orang berhak mendapat layanan kesehatan, tak terkecuali penyandang disabilitas. Di Desa Manjungan,lintas institusi bekerja sama membentuk layanan kesehatan bagi disabilitas. Mereka bersama-sama berusaha mewujudkan cita-cita menjadi desa inklusi. Warga penyandang disabilitas di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa …
FKD Informasi SosialPosyandu Difabel Desa Manjungan
FKD Informasi UtamaPosyandu Difabel Desa Manjungan
Kegiatan Posyandu Difabel dilaksanakan pada Hari Selasa tanggal 26 Agustus 2025 Pelaksanaan bejalana dengan lancar, Kegiatan ini bertujuan untuk masyarakat khususnya masyarakat desa maanjungan. Menyediakan layanan kesehatan spesifik sesuai kebutuhan ragam disabilitas, seperti fisioterapi bagi hambatan fisik dan terapi wicara …
FKD Sosial UtamaPosyandu Difabel
Penyandang disabilitas menurut UU No. 8 Tahun 2016 adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental dan / atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif …
FKD Informasi SosialBantuan Ayam Bibit Unggul Untuk Masyarakat Difabel Desa Manjungan
Pada Kamis, 19 Desember 2024, pukul 09.00 WIB, penyaluran bantuan bibit ayam dari Pemerintah Desa Manjungan kepada masyarakat Desa khususnya penyandang Disabilitas Desa Manjungan merupakan bantuan agar para penyandang disabilitas bisa mandiri dan produktif Ini merupakan bentuk perhatian serta …
FKD Kegiatan/Infromasi Potensi Desa Produk UnggulanOlahan Daun Kelor Menjadi Produk Unggulan Forum Komunitas Difabel
Daun Kelor Daun kelor memang sudah sering digunakan dalam ritual ataupun ramuan tradisional. Namun, secara ilmiah, manfaat daun kelor ternyata juga sudah banyak diteliti. Sebagai komponen yang kerap digunakan dalam obat-obatan tradisional, manfaat daun kelor untuk kesehatan ternyata bukan mitos. Beberapa penelitian menyebutkan, …
FKD MANJUNGAN BERDUKA – Ketua Forum Komunitas Difabel Desa Manjungan Meninggal Dunia

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun…
Keluarga Besar FKD Manjungan beserta segenap warga Desa Manjungan Mengucapkan turut bela sungkawa atas meninggalnya Ketua FKD, Bapak Marwan. Pada bulan desember 2018. Semoga almarhum diterima disisi_Nya, Diampuni dosa – dosanya, diterima segala amal perbuatannya serta diberikan kesabaran dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Untuk kedepan nya FKD Manjungan akan melakukan reorganisasi untuk melakukan pemilihan ketua baru.
Semoga bersama pemimpin yang baru nanti FKD Manjungan menjadi lebih kreatif, maju, berkembang, semakin baik dalam mewujudkan masyarakat inklusi dan mandiri.
FKD UtamaPenyerahan Fasilitasi dari Pemerintah Desa Manjungan Kepada Masyarakat Difabel
Manjungan – Pemerintah Desa Manjungan menyerahkan fasilitasi untuk masyarakat penyandang difabel dari berbagai usia di Balai Desa Manjungan.
Penyerahan didampingi oleh pengurus Forum Komunitas Difabel (FKD) selaku penyelenggara kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat difabel. bersumber dari Dana Desa TA 2018 sebesar Rp 12.000.000 terpecah menjadi beberapa kegiatan difabel dalam kurun waktu setahun. Masing – masing anggota FKD menerima manfaat Dana Desa sesuai dengan kebutuhannya.
Penyerahan fasilitasi diberikan secara bertahap mengikuti agenda pertemuan rutin setiap bulan. pada hari Minggu (02 / 09 /2018) beberapa dari kaum difabel menerima bantuan berupa alat bantu, perlengkapan sekolah, dan sembako. Dari 25 orang 11 diantaranya mendapat bantuan sesuai dengan kebutuhan dalam tahun ini. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Desa Manjungan Bambang Pramana Dewa, SS. “Bantuan akan selalu ada untuk masyarakat difabel dan setiap tahunnya akan bertambah nominal yang diterima, namun berupa barang bukan uang secara langsung, sehingga perkembangan penyerapan dananya transparan dan tidak ada sekat antara kaum difabel dengan masyarakat umumnya”. tutur Kepala Desa dalam sambutannya pada acara penyerahan fasilitasi masyarakat difabel.
FKD Kegiatan/Infromasi PKKTRAINNING SENSITIVITAS DISABILITAS PKK MANJUNGAN & PPRBM SOLO
Trainning Sensitivitas Disabilitas PKK Manjungan Bersama PPRBM Solo
Bulan Januari 2018 Lalu, FKD Manjungan Bersama PPRBM Solo & PKK Manjungan Mengadakan Trainning Sensitivitas Disabilitas. Bertempat di Balai Desa Manjungan. Sebagai Pembicara dari PPRBM, Qoriek Asmara.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun persepsi yang sama tentang konsep disabilitas serta bertujuan untuk mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap difabel.
Dalam Sambutan nya, Kades Manjungan, Bambang Pramana Dewa, SS. Mengharapkan agar masyarakat tidak menutup mata terhadap difabel. Sebaliknya, masyarakat harus memberikan dukungan supaya mereka bisa berperan dan berinteraksi dengan masyarakat umum.
Kades Manjungan juga menyatakan bahwa ada pemihakan bantuan keuangan untuk berbagai kegiatan difabel yang telah terbentuk dalam sebuah wadah FKD ( Forum Komunitas Difabel ). Pemihakan bantuan keuangan tersebut antara lain untuk kegiatan rehabilitasi, pembelian alat terapi, Alat Bantu Difabel, untuk pertemuan – pertemuan, pelatihan – pelatihan, dsb.
Merupakan Apresiasi yang membanggakan, Karena tahun 2018 – 2019, Program – program FKD juga menjadi salah satu program prioritas desa. Pemihakan terhadap FKD juga meliputi pemberian dana operasional sesuai dengan program kerja FKD Manjungan yang sifatnya stimulan.
FKDAPRESIASI FKD DI HARI IBU
SENANDUNG CINTA BUAT PARA IBU DI DUNIA

Ibunda Erista Angel

Ibunda Laila Nur Arifah

Ibunda Muh. Deri
Takkan Pernah Cukup Sekedar Ucapan “SELAMAT HARI IBU”..
Apalagi Hanya Terucap Dibibir & Tertulis di Media Sosial..
Hanya Bakti Kita Yang Tulus Serta Doa – doa Yang Kita Panjatkan Sepanjang Masa…Bahkan Ketika Suatu Saat Kelak Beliau Telah Kembali ke Pangkuan’Nya..
Ibu..
Karena Kita Takkan Pernah Tahu Seberat & Sebesar Apa Perjuangan’nya Merawat & Membesarkan Kita..
Hingga Kita Bisa Menjadi Manusia Hebat Saat Dewasa..
Ibu..
Kita Takkan Benar – benar Tahu Sebanyak Apa Air Mata & Duka Yang Ia Sembunyikan Dari Kita..
Hanya Agar Melihat Kita Tetap Tersenyum Bahagia..
Ibu..
Kita Takkan Benar – benar Tahu Berapa Waktu Yang Telah Ia Korbankan Demi Menjaga & Merawat Kita Saat Balita..
Hingga Kita Bisa Tumbuh Sehat Hingga Dewasa..
Ibu..
Kita Takkan Benar – benar Tahu Bagaimana Ia Menjaga Hati Kita Saat Harus Berbagi Kasih Sayangnya Dengan Saudara – saudara Serahim Dengan Kita..
Terimakasih TUHAN..
Engkau Telah Ciptakan Seorang Ibu Yang Tangguh Bagi Putra – Putrinya..
“Yang Selalu Sabar Dalam Membimbing Kami Dengan Penuh Kasih Sayang Dan Menerima Segala Kekurangan Kami Ini..”
Yang Tiada Mengeluh Bahkan Saat Raganya Mulai Rapuh..
Yang Tetap Ceria Walau Kulit Sudah Keriput Dan Usia Mulai Menua..
TUHAN…
Jagalah, Lindungilah, Berkahilah, Sehatkanlah, Panjangkan Usia Para Ibu di Dunia Ini..
Agar Ia Bisa Melihat Anak – anak nya Meraih Kesuksesan Sebagai Balasan Atas Jerih Payah Perjuangannya Selama Ini..
^FKD MANJUNGAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI IBU^
22 Desember 2017
FKD Kegiatan/InfromasiPERINGATAN HARI DISABILITAS INTERNASIONAL ( HDI ) 2017
FKD Manjungan Turut Hadir Dalam Peringatan HDI 2017
Rombongan FKD Manjungan Yang Baru Tiba di Pendopo Kecamatan Ngawen.
Des 03, 2017 FKD Manjungan Turut Hadir dalam Peringatan HDI 2017 di Pendopo Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten.
Hampir semua anggota FKD Manjungan bisa menghadiri acara tersebut. Rombongan hadir bersama – sama dengan menyewa kereta kelinci.
Peringatan HDI 2017 Tersebut Turut Mengundang Camat Ngawen, Sejumlah Kades Ngawen, Manjungan, Trucuk, Bero, Dlimas, Ceper, Klaten Tengah Dan Beberapa Kades Lain. Juga dihadiri Oleh Pendamping PKH Ngawen, Pendamping Lokal Desa, PPRBM Solo, Asosiasi Anak, Beberapa Mahasiswa STIE Solo, Dan Masyarakat Difabel Lain nya.

Bp. Nuryadin Selaku Manager Proyek Dari PPRBM Solo Saat Memberi Sambutan.
Disela – Sela Acara Ada Pembagian Doorprize Khusus Bagi Anak – anak Disabilitas. Anggota FKD Manjungan Yang Menerima Doorprize Antara Lain :
- Muhammad Deri ( Krangkungan )
- Muh. Farid Mei Abdillah ( Tinggen )
- Erista Angel Pratama ( Mlandang )
- Laila Nur Arifah ( Mlandang )
Doorprize berupa bingkisan peralatan sekolah. Peringatan Hari Disabilitas Internasional ( HDI ) kali ini memprioritaskan anak – anak disabilitas usia sekolah yang masih memiliki kesempatan yang lebih luas untuk terus maju dan mengembangkan kreatifitas sesuai dengan bakat nya.