Telepon

0896-0880-0990

E-Mail

mahananimanjungan54119@gmail.com

Jam Buka

Senin - Kamis 07.00 WIB - 15.00 WIB & Jum'at 07.00 WIB - 11.30 WIB

Menampilkan: 91 - 100 dari 113 HASIL
Mlandang Potensi Desa

Home Industri Makanan Ringan Dukuh Mlandang

Bisnis Makanan ringan merupakan bisnis berskala rumah tangga yang memiliki peluang sangat bagus untuk saat ini maupun yang akan datang. Permintaan pasar untuk makanan ringan terus mengalir. Melihat penikmat makanan ringan, tidak hanya anak-anak, tetapi juga remaja, dewasa, hingga orang …

Sosial Utama

Realisasi Dana Desa untuk RTLH desa Manjungan tahap I dan II

Manjungan 12 desember 2017. Merealisasikan dana desa berupa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni yang sebelumnya pernah dibahas pada rapat sosialisasi RLTH, hingga saat ini sudah 2 dari 3 rumah yang direnovasi yaitu rumah mbah Mitro (Turasan) dan mbah Sri Chotimah (Manjungan)

Pengerjaan dilakukan bersama dan gotong royong warga setempat yang di awasi langsung oleh kepala desa Manjungan.

Manjungan Potensi Desa

Bendungan Desa Manjungan

Bendungan (Mbalong) merupakan tanah milik kas desa yang berupa persawahan dan dataran rendah milik Desa manjungan yang semula dijadikan sebagai aliran irigasi persawahan milik warga dan sebagai bendungan penyimpanan air sementara. seiring bertambahnya tahun dan kurangnya perawatan dari pihak yang terkait bendungan tersebut mengalami pendangkalan dan tidak berfungsi sebagaimana awalnya. tanah seluas 6000 m2 rencananya akan dijadikan sebagai Embung Desa dan masih mengharapkan dana dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Manjungan Potensi Desa

Pengrajin Gamelan Dukuh Manjungan

Gamelan adalah ensembel musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong. Istilah gamelan merujuk pada instrumennya / alatnya, yang mana merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama. Kata Gamelan sendiri berasal dari bahasa Jawa gamel yang berarti memukul / menabuh, diikuti akhiran an yang menjadikannya kata benda. Orkes gamelan kebanyakan terdapat di pulau Jawa, Madura, Bali, dan Lombok di Indonesia dalam berbagai jenis ukuran dan bentuk ensembel. Di Bali dan Lombok saat ini, dan di Jawa lewat abad ke-18, istilah gong lebih dianggap sinonim dengan gamelan.

Kemunculan gamelan didahului dengan budaya HinduBudha yang mendominasi Indonesia pada awal masa pencatatan sejarah, yang juga mewakili seni asli indonesia. Instrumennya dikembangkan hingga bentuknya sampai seperti sekarang ini pada zaman Kerajaan Majapahit. Dalam perbedaannya dengan musik India, satu-satunya dampak ke-India-an dalam musik gamelan adalah bagaimana cara menyanikannya. Dalam mitologi Jawa, gamelan dicipatakan oleh Sang Hyang Guru pada Era Saka, dewa yang menguasai seluruh tanah Jawa, dengan istana di gunung Mahendra di Medangkamulan (sekarang Gunung Lawu). Sang Hyang Guru pertama-tama menciptakan gong untuk memanggil para dewa. Untuk pesan yang lebih spesifik kemudian menciptakan dua gong, lalu akhirnya terbentuk set gamelan.

Di Manjungan sendiri sudah ada warga yang mampu membuat dan menjual sendiri alat musik gamelan, pak Joko Sabeyan namanya. Ketrampilannya dal hal karya seni sudah meluas hingga pewayangan. tidak hanya itu, beliau juga menyalurkan bakatnya kepada anak dan warga sekitar yang mau belajar dan tertarik dengan kesenian jawa.

Potensi Desa Tinggen

Industri Konveksi Kain Perca Dk. Tinggen

Banyak orang yang tidak tahu bahwa kain perca sangat bermanfaat, terutama kain perca batik khususnya. Biasanya setelah sehelai kain selesai dijahit atau dibuat pakaian, sisanya akan terbuang sia-sia. Padahal sisa-sisa kain itu masih bisa dimanfaatkan menjadi bermacam-macam kerajinan yang fungsional.

Kain perca yang telah dimanfaatkan oleh warga setempat menjadi beberapa produk yang fungsional dan bernilai jual, misalnya :Tas, Taplak meja, Sprei, sarung bantal dan sarung guling, Keset, Rok atau daster, dan lain-lain.

Potensi Desa Tegal Susuhan

Dukuh Tegal Susuhan memiliki potensi perikanan

Perikanan adalah kegiatan manusia yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya hayati perairan. Sumberdaya hayati perairan tidak dibatasi secara tegas dan pada umumnya mencakup ikan, amfibi, dan berbagai avertebrata penghuni perairan dan wilayah yang berdekatan, serta lingkungannya. di Desa manjungan tepatnya Dukuh Tegal Susuhan terdapat lahan yang digunakan untuk potensi perikanan. potensi tersebut digunakan untuk budidaya ikan lele, nila, dan gurami.

Krangkungan Potensi Desa

Potensi Dukuh krangkungan

Desa Manjungan tepatnya Dukuh Krangkungan memiliki Potensi yang dikembangkan oleh salah satu warganya berupa konveksi pembuatan tas. bahan dasar yang digunakan adalah kain dan sintetis kemudian di desain sedemikian rupa sehingga menjadi tas unik dan kreatif. dalam perkembangannya lini industri …

Kegiatan/Infromasi Sosial Utama

Rapat sosialisasi program pelaksanaan dana pemerintah untuk RTLH

Rabu,  6 Des 2017 seluruh perangkat desa bersama perwakilan ketua RW/RT, beserta Tim Pelaksana Kegiatan dan calon penerima program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) berkumpul di balai desa Manjungan dalam rangka rapat sosialisasi program pelaksanaan dana dari pemerintah untuk RTLH.

Kriteria dalam penentuan rumah penerima bantuan meliputi:

  1. Atap rapuh/bocor
  2. Lantai rusak/masih berupa tanah
  3. Dinding rusak/roboh
  4. Rumah berdiri diatas tanah milik sendiri
  5. Rumah tidak dalam sengketa/ kredit
  6. Rumah tidak berada di tempat terlarang
  7. Calon penerima merupakan warga Manjungan, dan terdaftar dalam program RTLH
  8. Calon penerima merupakan warga miskin (kurang mampu)

Kegiatan tersebut akan dikoordinasi langsung oleh bendahara desa yaitu Bp. Imam Sopingi dan dibantu oleh warga sekitar guna percepatan pelaksanaan kegiatan. Adapun penerima bantuan dana RTLH pada tahun ini sebanyak tiga orang yaitu mbah Mitro (dukuh Turasan), mbah Marwan (dukuh Tinggen) dan ibu Siti Khotimah (dukuh manjungan). Masing2 akan mendapatkan dana dari pemerintah sebanyak 10 juta (belum termasuk pph & ppn) yang akan dialokasikan untuk kebutuhan prioritas rumah yang akan di rehab.

  • Tujuan dari diselenggarakannya rapat sosialisasi tersebut adalah agar segala kegiatan yang berkaitan dengan rehab rumah dapat terealisasi dengan baik dan tepat waktu, transparan dan lancar.
Pariwisata

Kegiatan Lomba Posyandu tingkat Kecamatan Ngawen

Selasa, 28 November 2017. Manjungan turut serta menjadi peserta lomba Posyandu tingkat Kecamatan Ngawen yang bertempat di posyandu Catlea V tepatnya berada di dukuh Krangkungan Desa Manjungan. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh kader Posyandu Desa Manjungan dan pasien yang merupakan warga desa setempat.

Dalam pelaksanaannya warga sangat antusias datang untuk memeriksakan diri maupun anak balitanya meskipun cuaca sedang hujan deras. Acara tersebut di hadiri oleh tim penilaian dari kantor Puskesmas Ngawen sebanyak 6 orang. Tujuan utama dari diadakannya kegiatan tersebut adalah untuk menilai seberapa baik sistem administrasi yang diterapkan oleh masing-masing Posyandu dan sekaligus mensosialisasikan segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Posyandu di desa Manjungan.

https://www.instagram.com/desamanjungan?utm_source=qr&igsh=ZjB3dXd1cm5tancy